TANJABBARAT-JAMBINTIKA-COM- Nama Hamdani sebagai pimpinan Legislatif di Kabupaten Tanjab Barat kian melambung tinggi akibat polemik pokir dan beberapa persoalan dan insiden yang terjadi di Gedung DPRD Tanjab Barat beberapa pekan terakhir.
Meski diterpa banyak isu miring, sosok pria yang terkenal tangguh dan memegang prinsip ini tak merasa sedikitpun kecewa atas berbagai persoalan yang sedang menimpanya.
Hamdani memilih menghadapinya dengan berlapang dada tak hentinya berterimakasih kepada partai dan masyarakat yang telah memberikan kesempatan dan kepercayaan kepadanya selama ini.
Ia juga tak pernah melupakan jasa partai yang telah memberikan ruang sehingga dirinya bisa mendapatkan posisi puncak tertinggi.
Bagi Hamdani, kegagalan di masa lalu adalah pelajaran untuk tetap rendah hati. Kepercayaan ribuan warga dan kesetiaan pada perjuangan partai adalah kekuatan yang tak tergantikan.
"Apa pun jabatan yang saya emban, saya tetap kader PDI-P dan pelayan rakyat. Semangat perjuangan partai akan selalu saya bawa untuk melayani seluruh warga Tanjung Jabung Barat," tegasnya
Perjalanan menuju puncak kepemimpinan lembaga legislatif daerah tidak pernah diraih dalam semalam. Bagi Hamdani, S.E., yang kini menjabat Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat periode 2024–2029, keberhasilan ini adalah buah dari keteguhan hati, kepercayaan masyarakat, dan kesetiaan yang tak tergoyahkan kepada Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).
Kisahnya bermula dari kenyataan pahit .pada tahun 2001, ia mencalonkan diri sebagai Kepala Desa namun belum terpilih. Kegagalan itu tidak memadamkan semangatnya justru membuktikan pengabdiannya tetap diakui warga. Masyarakat mempercayainya memimpin Koperasi Unit Desa (KUD) Swakarsa yang bermitra dengan PT. Agrowiyana, perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit. Koperasi ini mewadahi warga dari empat desa ,desa Kampung Baru, Dusun Kebun, Pematang Pauh, dan Badang dengan jumlah anggota mencapai sekitar 1.500 orang.
Bekal kepercayaan dari ribuan warga itulah yang mendorongnya melangkah lebih jauh ke dunia politik. Sejak tahun 2009, Hamdani maju sebagai calon legislatif dan berhasil terpilih menjadi anggota DPRD Tanjab Barat dari Daerah Pemilihan IV. Kini, ia telah menjalani empat periode mengemban amanah rakyat secara berkesinambungan.
Di lingkungan PDI-P — partai berlambang kepala banteng bermoncong putih di bawah pimpinan Ketua Umum Prof. Dr. (H.C.) Hj. Megawati Soekarnoputri ,karier strukturnya pun merangkak perlahan namun pasti. Ia memulai dari tingkat paling bawah: dipercaya sebagai Wakil Sekretaris PAC di tingkat kecamatan, kemudian naik menjadi Wakil Sekretaris DPC di tingkat kabupaten selama satu periode. Setelah itu, kepercayaan semakin besar diberikan sebagai Sekretaris DPC PDI-P Tanjab Barat selama dua periode.
Puncak perjalanan pengabdiannya tiba ketika Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI-P mempercayainya memimpin lembaga tertinggi legislatif daerah sebagai Ketua DPRD Tanjab Barat untuk periode 2024–2029.
"Sejujurnya, saya tidak akan berada di titik ini tanpa PDI-P dan kepercayaan masyarakat. Partai inilah yang membina saya dari bawah, memberi ruang berkarya, dan menempatkan saya pada posisi saat ini. Saya bangga menjadi kader PDI-P — partai yang melahirkan pemimpin dari akar rumput, yang selalu mendengar suara rakyat," ucap Hamdani dengan tulus (ARB)

