Reses Di Tungkal Ilir, M Zaki Serap Kebutuhan Air Bersih, Perbaikan Infrastruktur Jalan Dan Perbaikan Tanggul Untuk Mencegah Banjir

Reses Di Tungkal Ilir, M Zaki Serap Kebutuhan Air Bersih, Perbaikan Infrastruktur Jalan Dan Perbaikan Tanggul Untuk Mencegah Banjir

Tanjab Barat-JAMBINTIKA-COM- Zaki ST, anggota DPRD Kabupaten Tanjab Barat dari Fraksi PKB turun langsung menggelar reses di Kecamatan Tungkal Ilir, Kamis (05/11) malam.


Politisi muda ini menggelar pertemuan silaturahmi dengan berbagai kalangan tokoh agama, tokoh masyarakat dan pemuda dari Kelurahan Sriwijaya, Kelurahan Patunas dan Kelurahan Kampung Nelayan.


M Zaki menjadikan kegiatan reses sebagai wadah untuk menyapa masyarakat sekaligus secara langsung berbagai kebutuhan pembangunan dan persoalan yang dihadapi di lingkungan masing-masing.


Ia menyambut baik seluruh masukan dan usulan yang disampaikan masyarakat. Menurutnya, setiap aspirasi yang diterima akan menjadi bahan catatan dan perhatian untuk selanjutnya diperjuangkan sesuai dengan kewenangan serta mekanisme perencanaan pembangunan daerah.


“Terima kasih kepada masyarakat yang telah menyampaikan berbagai aspirasi dan usulan dalam kegiatan reses ini. Semua masukan yang disampaikan tentu menjadi perhatian kami sebagai wakil rakyat. Aspirasi masyarakat ini akan kami tampung dan tindak lanjuti sesuai dengan mekanisme yang berlaku,” ujar M. Zaki.


Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sejumlah usulan yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur, terutama jalan dan tanggul di RT 14 Kelurahan Patunas, akan disampaikan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) atau dinas terkait agar dapat dilakukan pembahasan dan ditindaklanjuti dalam perencanaan pembangunan.


“Khusus untuk usulan yang menjadi skala prioritas, seperti pembangunan jalan dan tanggul, nantinya akan kami koordinasikan dan sampaikan kepada dinas terkait agar dapat diusulkan dalam penganggaran APBD yang akan datang. Tentunya semua harus melalui proses perencanaan, pembahasan, serta menyesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah,” jelasnya.


Ia juga menegaskan bahwa aspirasi masyarakat yang dihimpun melalui reses tidak hanya menjadi catatan administratif, tetapi akan menjadi bahan perjuangan dalam mendorong pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah Kecamatan Tungkal Ilir.


Melalui kegiatan tersebut, M. Zaki berharap komunikasi dan sinergi antara masyarakat, DPRD, serta pemerintah daerah dapat terus terjalin dengan baik sehingga berbagai kebutuhan pembangunan dapat diketahui secara langsung dan ditindaklanjuti berdasarkan skala prioritas.


Reses tersebut sekaligus menjadi sarana bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam proses pembangunan daerah, dengan menyampaikan kebutuhan nyata yang diharapkan dapat menjadi bagian dari program pembangunan Kabupaten Tanjung Jabung Barat ke depan.


Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan sejumlah usulan yang dinilai mendesak diantaranya pemenuhan kebutuhan air bersih, pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan, serta pembangunan tanggul untuk mengantisipasi persoalan genangan maupun ancaman luapan air di kawasan permukiman.


Warga berharap usulan tersebut dapat menjadi perhatian serius pemerintah daerah dan diperjuangkan melalui pembahasan program pembangunan, khususnya dalam penyusunan anggaran APBD mendatang.


Adapun beberapa usulan yang disampaikan masyarakat dalam kegiatan reses tersebut meliputi kebutuhan penyediaan jaringan dan penyaluran air bersih bagi warga Lorong Cinta Damai, Kelurahan Patunas.


Kemudian kebutuhan pembangunan jalan pendukung di RT 14 Kelurahan Patunas dengan volume 4 x 375 meter.


Dan yang paling mendesak, warga membutuhkan pembangunan tanggul di RT 14 Kelurahan Patunas sepanjang kurang lebih 750 meter untuk mencegah banjir agar tidak memasuki pemukiman warga.


Menurut warga, kebutuhan air bersih, akses jalan yang memadai, serta keberadaan tanggul merupakan kebutuhan penting yang berkaitan langsung dengan aktivitas dan kenyamanan masyarakat sehari-hari.


“Kami berharap usulan yang telah disampaikan ini dapat segera direalisasikan karena memang sangat dibutuhkan masyarakat. Mulai dari kebutuhan air bersih, pembangunan jalan hingga pembuatan tanggul. Kami berharap melalui kegiatan reses ini, aspirasi masyarakat bisa diperjuangkan dan mendapat perhatian pemerintah daerah,” ungkap salah seorang perwakilan warga.(ARB)