TANJAB BARAT,JAMBINTIKA-COM- Desa Sungai Dualap, sebuah desa pesisir di ujung Kabupaten Tanjung Jabung Barat, muncul inisiatif kreatif dari warga melalui Kelompok Sungai Dualap Berkah Madani. Kelompok ini secara mandiri mengembangkan usaha pembibitan mangrove jenis bakau yang kini mulai dikenal hingga ke luar daerah.
Ketua Penasehat kelompok tersebut menyampaikan bahwa seluruh proses pembibitan dikelola secara murni oleh anggota kelompok tanpa campur tangan pihak lain. Hingga saat ini, persediaan bibit yang berhasil dikembangkan mencapai sekitar 30.000 batang.
“Seluruh hasil penjualan bibit kami putar kembali untuk keberlanjutan usaha pembibitan, sehingga kualitas dan jumlah bibit bisa terus terjaga,” ujarnya.
Ia menambahkan, usaha ini telah berjalan cukup lama dan manfaatnya langsung dirasakan oleh seluruh anggota kelompok. Alhamdulillah, bibit yang dihasilkan tidak hanya diminati warga sekitar, tetapi sudah banyak dibeli oleh pemesan yang berasal dari luar wilayah Tanjung Jabung Barat.
Kepala Desa Sungai Dualap, Yanto, menyambut baik inovasi warganya tersebut. Menurutnya, di tengah program nasional penghijauan pesisir dan pelestarian lingkungan, keberadaan kelompok ini menjadi nilai tambah bagi desanya yang dikenal aman dan asri.
“Di desa kecil kami ini, warga punya semangat berinovasi. Pembibitan mangrove ini selain mendukung pelestarian alam, juga menjadi sumber ekonomi yang bermanfaat,” ungkapnya.
Bibit mangrove jenis bakau yang dihasilkan memiliki karakteristik tersendiri dengan harga yang bervariasi sesuai jenis dan ukuran. Bagi instansi, perusahaan, maupun perorangan yang membutuhkan bibit mangrove untuk keperluan penghijauan, reklamasi pantai, atau pelestarian lingkungan, dapat menghubungi langsung Ketua Kelompok Sungai Dualap Berkah Madani di nomor telepon 0852-1965-9727.(ARB)


