TANJAB TIMUR-JAMBINTIKA-COM- Dedikasi tanpa batas untuk menghadirkan sarana olahraga yang berkualitas bagi masyarakat kembali dibuktikan secara nyata dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0419/Tanjab. Pengerjaan sasaran fisik rehabilitasi lapangan voli di Desa Merbau, Kecamatan Mendahara, dikebut secara estafet oleh tim di lapangan sejak Sabtu siang hingga berlanjut ke larut malam (7/11/2026).
Pemandangan kebersamaan yang luar biasa tersaji di lapangan terbuka tersebut. Semangat gotong royong yang berawal dari cucuran keringat di bawah terik matahari siang, terus menyala tanpa kendur meskipun langit desa telah berganti gelap. Berbekal cahaya dari lampu sorot penerangan, personel Satuan Tugas (Satgas) TMMD bersama elemen pemuda masyarakat tidak beranjak dari lokasi. Mereka terus bahu-membahu mengayunkan kuas dan rol cat, memoles permukaan semen yang kusam menjadi fasilitas publik yang cerah dan rapi.
Mengawal langsung maraton pengerjaan yang menguras energi ini, Batih Ter Satgas TMMD memberikan penjelasan teknis mengenai strategi pengecatan estafet siang ke malam tersebut demi mencapai kualitas hasil yang maksimal.
"Alhamdulillah, ketahanan fisik dan antusiasme para pemuda Desa Merbau hari ini sangat luar biasa. Secara teknis, pengerjaan estafet dari siang hingga malam ini adalah strategi aplikasi coating (pelapisan) yang sangat ideal. Terik matahari di siang hari kita manfaatkan sepenuhnya untuk pembersihan permukaan dan pengaplikasian cat dasar (primer), sehingga cat lapis pertama bisa mengering, mengunci pori-pori semen, dan mengikat kuat. Setelah itu, pengecatan lapisan warna utama dan penarikan garis batas (line) lapangan sengaja kita sambung di malam hari," urai Batih Ter.
Lebih lanjut, ia memaparkan keuntungan klinis mengecat di malam hari. "Suhu malam yang lebih sejuk mencegah cat warna utama menguap terlalu cepat akibat panas. Hal ini membuat cairan cat terserap sempurna, warnanya lebih merata, anti-selip, dan tidak mudah terkelupas (peeling) di kemudian hari. Selain itu, pengerjaan garis batas dengan panduan lampu sorot membuat pengukuran kami jauh lebih presisi. Keringat dan pengorbanan waktu libur warga yang menemani kami dari siang hingga malam ini benar-benar mengharukan dan menghilangkan lelah para prajurit," pungkasnya dengan rasa bangga.(ARB)


