Reses Ke Desa Lubuk Bernai, Hamdani Serap Aspirasi Kebutuhan Sarana Sekolah Dan Kesehatan Serta Perbaikan Infrastruktur Jalan

Reses Ke Desa Lubuk Bernai, Hamdani Serap Aspirasi Kebutuhan Sarana Sekolah Dan Kesehatan Serta Perbaikan Infrastruktur Jalan

TANJABBARAT-JAMBINTIKA-COM-Ketua DPRD Kabupaten Tanjab Barat, Hamdani, S.E menggelar reses Dapil IV di Desa Lubuk Bernai, Kamis (05/11).


Kunjungan politisi senior PDI-P ini langsung menyerap berbagai aspirasi mulai dari perbaikan sarana dan prasarana sekolah hingga kebutuhan sarana dan fasilitas kesehatan penunjang untuk keperluan masyarakat sekitar.


Kegiatan reses tersebut merupakan bagian dari tugas konstitusional anggota DPRD untuk mendengarkan secara langsung kebutuhan dan keluhan masyarakat di daerah pemilihannya, khususnya wilayah Kecamatan Tungkal Ulu, Batang Asam, dan Tebing Tinggi.


Hamdani yang berdialog langsung dengan masyarakat juga menerima keluhan berbagai persoalan mendasar seperti kebutuhan infrastruktur jembatan dan jalan, penerangan listrik serta sarana olahraga bagi generasi muda.


Dalam pertemuan bersama masyarakat dan sejumlah perwakilan instansi tersebut, berbagai usulan pembangunan disampaikan sebagai bahan perjuangan dalam menentukan arah kebijakan dan prioritas pembangunan daerah.


Di sektor pendidikan, Kepala SMP Negeri 39 Tanjab Barat, Zaimastri, mengusulkan pembangunan pagar sekolah serta tempat wudu guna menunjang keamanan, kenyamanan, dan kelancaran aktivitas belajar mengajar.


Sementara itu, Guru SD Negeri 067 Tanjab Barat, Jamuris, menyampaikan kebutuhan penambahan dua ruang kelas baru beserta perabot pendukungnya. Selain itu, pembangunan musala sekolah juga dinilai penting untuk menunjang kegiatan keagamaan dan pembentukan karakter peserta didik.


Aspirasi serupa juga datang dari sektor pelayanan kesehatan. Kepala Puskesmas Pembantu (Pustu) Lubuk Bernai, Romi Iskandar, mengusulkan pembangunan pagar di lingkungan Pustu. Fasilitas tersebut dinilai diperlukan untuk meningkatkan keamanan sekaligus menciptakan lingkungan pelayanan kesehatan yang lebih tertata dan nyaman bagi masyarakat.


Pada sektor infrastruktur, tokoh masyarakat Rusman menyoroti kondisi Jembatan Kuala Tutuhan yang membutuhkan pemeliharaan. Menurutnya, jembatan tersebut merupakan salah satu akses penting yang menunjang mobilitas masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.


Selain itu, Kepala Desa Lubuk Bernai, Fauzi, mengusulkan perbaikan sejumlah fasilitas umum serta peningkatan kualitas jalan sepanjang kurang lebih 500 meter di lingkungan RT 26 menuju masjid. Peningkatan jalan tersebut diharapkan dapat mempermudah akses warga, terutama dalam menunjang aktivitas sosial dan keagamaan.


Tak hanya infrastruktur dan fasilitas pelayanan dasar, kebutuhan ruang aktivitas bagi generasi muda juga menjadi perhatian dalam reses tersebut.


Ketua Karang Taruna Desa Lubuk Bernai, Andi Nuryansyah, berharap pemerintah dapat memberikan perhatian terhadap pembangunan sarana olahraga atau gedung serbaguna. Fasilitas tersebut nantinya diharapkan menjadi wadah bagi pemuda untuk mengembangkan potensi, mempererat kebersamaan, serta melaksanakan berbagai kegiatan positif di lingkungan masyarakat.


Sementara itu, Kepala Dusun 6, Ansor Alam, menyampaikan dua kebutuhan penting yang perlu mendapat perhatian pemerintah, yakni penambahan tenaga pengajar untuk Sekolah Dasar Kelas Jauh yang berada di bawah naungan SDN 39 Tanjab Barat serta pemenuhan fasilitas penerangan listrik di wilayahnya.


Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Hamdani menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan seluruh perwakilan yang telah menyampaikan usulan secara langsung. Ia menegaskan bahwa seluruh masukan tersebut akan dicatat dan diperjuangkan melalui mekanisme serta kewenangan yang dimiliki DPRD.


“Semua usulan ini akan kami catat dan perjuangkan agar dapat segera terwujud dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Hamdani.


Ia juga menjelaskan bahwa realisasi berbagai usulan pembangunan tentunya perlu didukung dengan kemampuan keuangan daerah. Menurutnya, kondisi anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) diharapkan semakin membaik setelah dana Transfer ke Daerah (TKD) disalurkan oleh pemerintah pusat.


Dengan membaiknya kondisi fiskal daerah, diharapkan ruang pembiayaan pembangunan semakin terbuka sehingga berbagai kebutuhan masyarakat yang telah disampaikan melalui kegiatan reses dapat diakomodasi secara bertahap sesuai skala prioritas.


“Penyerapan aspirasi ini tentunya harus didukung dengan anggaran APBD yang membaik, terlebih setelah dana TKD disalurkan oleh pemerintah pusat,” jelasnya.


Melalui kegiatan reses ini, diharapkan berbagai kebutuhan masyarakat Desa Lubuk Bernai tidak hanya menjadi catatan, tetapi juga dapat ditindaklanjuti dalam proses perencanaan dan penganggaran pembangunan daerah.


Aspirasi yang mencakup sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, kepemudaan hingga penerangan listrik tersebut menjadi gambaran nyata kebutuhan masyarakat yang memerlukan perhatian pemerintah daerah agar pembangunan dapat berjalan lebih merata dan tepat sasaran.(ARB)