Jamin Keselamatan Siswa Belajar, Satgas TMMD 130 Mulai Ukur dan Cek Kondisi Kritis Plafon Madrasah Nurul Ikhsan

Jamin Keselamatan Siswa Belajar, Satgas TMMD 130 Mulai Ukur dan Cek Kondisi Kritis Plafon Madrasah Nurul Ikhsan

TANJAB TIMUR-JAMBINTIKA-COM- Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 oleh Kodim 0419/Tanjab terus bergulir menyentuh berbagai aspek kebutuhan masyarakat. Pada hari pertama pelaksanaan pengerjaan fisik, Rabu (14/10/2026), tim Satgas tidak hanya fokus pada perbaikan jalan dan sumber air, tetapi juga mulai menyasar fasilitas pendidikan di Desa Merbau, Kecamatan Mendahara, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.


Langkah ini ditandai dengan turunnya tim Satgas ke Madrasah Nurul Ikhsan. Di lokasi tersebut, tim mulai melaksanakan peninjauan langsung, pengecekan, serta pengukuran detail bangunan sekolah yang masuk dalam daftar sasaran fisik tambahan TMMD tahun ini.


Bintara Pelatih Teritorial (Batih Ter) Satgas TMMD, Serka M. Syukur, yang bertindak selaku tertua dalam tim pengecekan tersebut, memimpin langsung jalannya identifikasi kerusakan. Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, sasaran utama rehabilitasi pada bangunan madrasah ini akan difokuskan pada perbaikan bagian atap bagian dalam ruangan.


"Untuk sekolah ini, fokus pengerjaan kita akan dialokasikan pada perbaikan plafon ruangan. Berdasarkan pengecekan dan pengukuran yang kita lakukan hari ini, kita bisa lihat bersama bahwa kondisi plafon di beberapa titik sudah sangat mengkhawatirkan dan lapuk," jelas Serka M. Syukur saat meninjau ruang kelas.


Lebih lanjut, Serka M. Syukur menegaskan bahwa perbaikan ini memiliki tingkat urgensi yang tinggi karena menyangkut keselamatan dan kenyamanan proses belajar mengajar. Kondisi plafon yang rentan dikhawatirkan dapat membahayakan nyawa para siswa dan tenaga pengajar.


"Ini sangat berisiko. Ditakutkan jika dibiarkan terlalu lama, sewaktu-waktu plafon ini bisa amblas dan runtuh menimpa anak-anak kita yang sedang antusias belajar di bawahnya. Keselamatan para siswa adalah prioritas utama, sehingga perbaikan ini harus segera dieksekusi dengan perhitungan material yang matang," tegasnya.


Melalui pengecekan dan pengukuran awal ini, tim Satgas dapat memetakan kebutuhan material secara presisi. Diharapkan dengan selesainya perbaikan plafon Madrasah Nurul Ikhsan nantinya, para siswa dan guru dapat melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan tenang, nyaman, dan aman tanpa dibayangi rasa waswas akan atap yang roboh.(ARB)