Fondasi Menara Tedmon Selesai Dicor, Progres Sumur Bor Sasaran 3 Capai 83 Persen

Fondasi Menara Tedmon Selesai Dicor, Progres Sumur Bor Sasaran 3 Capai 83 Persen

TANJAB TIMUR -JAMBINTIKA-COM- Pemerataan fasilitas air bersih yang menjadi salah satu urat nadi kesejahteraan warga terus direalisasikan melalui program fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0419/Tanjab. Memasuki hari Minggu (8/11/2026), pengerjaan sumur bor pada Sasaran 3 yang berlokasi di RT 02 Dusun Riya, Desa Merbau, Kecamatan Mendahara, sukses mencatatkan lonjakan progres yang sangat meyakinkan di angka 83 persen.


Peningkatan persentase ini ditandai dengan rampungnya tahapan krusial dalam konstruksi, yakni pengecoran fondasi sebagai dudukan menara penampungan air (tower tedmon). Di lokasi, semangat kemanunggalan kembali diuji dan dibuktikan. Personel Satuan Tugas (Satgas) TMMD bersama masyarakat setempat bahu-membahu menakar material semen, pasir, dan kerikil, mengaduknya hingga homogen, dan menuangkannya ke dalam bekisting kerangka besi yang telah disiapkan sebelumnya.


Mengawal langsung tahapan penyemenan dasar ini, Batih Ter Satgas TMMD memberikan penjelasan teknis mengenai arti penting sebuah fondasi cor bagi stabilitas jangka panjang fasilitas sumur bor tersebut.


"Alhamdulillah, pergerakan kita di Sasaran 3 hari ini telah menyentuh 83 persen dengan tuntasnya pengecoran fondasi tower tedmon. Secara teknis, pelat fondasi beton ini adalah jangkar sekaligus titik tumpu utama dari seluruh struktur bangunan di atasnya. Saat menara baja didirikan dan tedmon diisi penuh oleh air, beban statis yang menekan ke bawah akan sangat masif. Oleh karena itu, takaran adukan cor ini harus benar-benar padat dan kedap untuk mengunci posisi kaki-kaki menara agar tidak mengalami pergeseran atau kemiringan sedikit pun," urai Batih Ter.


Lebih lanjut, ia memberikan apresiasi atas sinergitas warga Dusun Riya yang tak kenal hari libur untuk terus mendampingi prajurit. "Kecepatan pengecoran hari ini murni berkat estafet tenaga warga yang bergotong royong. Saat ini, manuver fisik di atas fondasi kita hentikan sementara untuk memberikan waktu curing atau masa tunggu hingga beton mengeras dan mencapai umur matang maksimal. Kami optimis, begitu coran ini kering sempurna, perakitan menara bisa langsung kita selesaikan," pungkasnya dengan tegas.(ARB)